Ketika Dunia Terlalu Keras
Bayangkan Anda berjalan masuk ke kelas.
Lampu neon di langit-langit berdengung—suara yang orang lain tidak dengar, tapi bagi Anda seperti gergaji yang terus memotong pikiran Anda.
Anak-anak tertawa dan berteriak—suara yang bagi mereka adalah kegembiraan, tapi bagi Anda seperti bom yang meledak di kepala.
Guru menulis di papan dengan spidol yang berbau tajam—aroma yang membuat Anda ingin muntah.
Label di kerah baju Anda menggaruk kulit—rasanya seperti ribuan jarum kecil yang menusuk.
Dan kemudian seseorang menyentuh bahu Anda tanpa peringatan. Seluruh tubuh Anda membeku. Jantung berdebar. Napas tertahan.
Anda tidak sedang berlebihan. Anda tidak mencari perhatian. Ini adalah bagaimana dunia terasa bagi Anda setiap hari.
Ini adalah dunia Addie.
Addie adalah gadis berusia sebelas tahun yang tinggal di kota kecil Juniper di Skotlandia. Dia suka membaca. Dia suka fakta sejarah. Dia sangat peduli tentang keadilan.
Dan dia autistik.
Tapi untuk waktu yang lama, tidak ada yang mau mendengarkan apa yang Addie katakan. Guru-gurunya berpikir dia "terlalu sensitif." Teman-temannya berpikir dia "aneh." Bahkan keluarganya kadang tidak mengerti mengapa dia "tidak bisa seperti anak lain."
Sampai Addie menemukan sesuatu di perpustakaan kota—sesuatu yang mengubah segalanya.
Sebuah buku tentang pembakaran penyihir.
Dan dalam kisah-kisah perempuan yang dituduh sebagai penyihir ratusan tahun lalu, Addie melihat dirinya sendiri.
Perempuan yang berbeda. Perempuan yang tidak cocok dengan cetakan. Perempuan yang dihukum karena mereka tidak "normal."
Addie memutuskan: kota kecil Juniper harus mengingat mereka. Dan dia akan memastikan itu terjadi—meskipun tidak ada yang percaya anak autistik berusia sebelas tahun bisa mengubah apa pun.
Ini adalah kisah tentang menemukan suara Anda di dunia yang tidak ingin mendengar.
Mari kita mulai.