Ukuran teks
18

Suara dari Kegelapan

Bayangkan ini: Anda berusia 11 tahun. Sedang bermain di halaman rumah. Tiba-tiba, orang asing datang, menutup mulut Anda, mengikat tangan Anda, dan membawa Anda pergi. 

Anda berteriak memanggil ibu. Tidak ada jawaban. 

Anda tidak pernah melihat keluarga Anda lagi. 

Anda dijual seperti ternak. Diperlakukan seperti barang. Dipaksa bekerja tanpa dibayar. Dipukuli ketika membuat kesalahan kecil. Nama Anda diambil dan diganti dengan nama yang dipilih pemilik Anda. 

Anda kehilangan segalanya: keluarga, rumah, nama, kebebasan, bahkan bahasa Anda sendiri.

Berapa lama Anda bisa bertahan sebelum kehilangan kemanusiaan Anda? 

Ini adalah kisah nyata Olaudah Equiano—seorang anak yang diculik dari Afrika pada tahun 1756, dijual sebagai budak, dan menghabiskan sepuluh tahun dalam perbudakan sebelum akhirnya membeli kebebasannya sendiri. 

Tapi ini bukan hanya kisah tentang penderitaan. Ini adalah kisah tentang ketahanan yang luar biasa. Tentang bagaimana seseorang bisa kehilangan segalanya dan tetap mempertahankan kemanusiaannya. Tentang bagaimana seseorang yang dunia anggap sebagai "bukan manusia" membuktikan bahwa dia sama—bahkan lebih—dari mereka yang memperbudaknya. 

Ketika Equiano menerbitkan autobiografinya pada tahun 1789, dia melakukan sesuatu yang revolusioner: dia memberikan wajah dan suara pada jutaan orang Afrika yang dibungkam oleh perdagangan budak. 

Untuk pertama kalinya, orang Eropa bisa membaca—dalam bahasa Inggris yang sempurna—tentang bagaimana rasanya menjadi budak. Ditulis oleh budak itu sendiri.

Buku ini menjadi bestseller. Dan menjadi salah satu senjata paling kuat dalam perjuangan untuk mengakhiri perdagangan budak. 

Mari kita mulai perjalanan yang luar biasa ini.

 


1 dari 11