Mengapa Orang Pintar Tetap Miskin?
Tahun 1997. Robert Kiyosaki duduk di sebuah kafe bersama temannya, seorang dokter spesialis jantung berusia 50 tahun.
Temannya—sebut saja Dr. Martin—baru saja selesai menangani operasi jantung yang menyelamatkan nyawa. Dia adalah salah satu ahli bedah terbaik di kotanya. Pasiennya berlimpah. Penghasilannya lebih dari $500,000 setahun.
Tapi wajahnya terlihat lelah dan cemas.
"Robert, aku perlu bantuanmu," katanya pelan. "Aku tidak tahu harus bagaimana lagi." "Apa masalahnya?" tanya Kiyosaki.
"Aku... aku hampir bangkrut."
Kiyosaki terkejut. "Bagaimana mungkin? Kamu salah satu dokter dengan bayaran tertinggi yang aku kenal."
Dr. Martin menghela napas panjang. "Itulah masalahnya. Aku menghasilkan banyak uang. Tapi entah kenapa, semakin banyak aku hasilkan, semakin banyak yang hilang. Pajak mengambil hampir separuh. Rumah besar, mobil mewah, sekolah anak-anak—semua menguras habis. Aku punya utang kartu kredit $80,000. Kredit rumah yang mencekik. Dan aku tidak punya tabungan pensiun yang cukup. Robert, aku sudah bekerja 25 tahun sebagai dokter. Tapi secara finansial, aku hampir kembali ke nol."
Kiyosaki mengangguk perlahan. Dia sudah mendengar cerita serupa puluhan kali. Dokter, pengacara, insinyur, eksekutif—orang-orang dengan IQ tinggi, pendidikan top, penghasilan besar—tapi IQ finansial mereka nyaris nol.
"Martin," kata Kiyosaki, "masalahnya bukan kamu tidak menghasilkan cukup uang. Masalahnya adalah kamu tidak pernah belajar cara mengelola uang yang kamu hasilkan."
Inilah paradoks yang Kiyosaki amati sepanjang karirnya:
Sekolah mengajarkan kita cara menghasilkan uang (melalui karir), tapi tidak pernah mengajarkan kita cara menjaga, menganggarkan, melipatgandakan, dan meningkatkan uang kita.
Hasilnya? Jutaan orang dengan IQ akademis tinggi tapi IQ finansial rendah—terjebak dalam rat race, bekerja keras tapi tidak pernah maju.
Buku "Increase Your Financial IQ" lahir dari frustrasi Kiyosaki melihat terlalu banyak orang pintar membuat keputusan finansial bodoh—dan kemudian bertanya-tanya mengapa mereka tidak pernah kaya.
Pesan inti buku ini sederhana tapi revolusioner:
"Uang tidak membuat Anda kaya. Kecerdasan finansial membuat Anda kaya."
Mari kita pelajari lima dimensi kecerdasan finansial yang akan mengubah cara Anda melihat uang.