Ukuran teks
18

Satu dari Tujuh

Bayangkan Anda adalah seorang dokter jantung. Anda baru saja memberi tahu pasien Anda—seorang pria usia 50 tahun dengan serangan jantung—bahwa ia akan mati jika tidak mengubah gaya hidupnya. Tidak ada dramatis. Tidak ada hiperbola. Ini fakta medis yang jelas: ubah atau mati. 

Pasien Anda mengangguk serius. Ia mengerti. Ia termotivasi. Ia berjanji akan berhenti merokok, mulai olahraga, mengubah pola makan. Ini literally soal hidup dan mati. 

Berapa banyak yang akan benar-benar berubah? 

Satu dari tujuh. 

Bahkan ketika taruhannya adalah nyawa mereka sendiri, hanya 14% pasien jantung yang berhasil membuat perubahan yang dibutuhkan. 

Ini bukan tentang kurangnya informasi. Mereka tahu apa yang harus dilakukan. Ini bukan tentang kurangnya motivasi. Nyawa mereka dipertaruhkan. Dan ini bukan tentang kurangnya kemampuan. Perubahan yang dibutuhkan tidak rumit. 

Lalu apa masalahnya? 

Robert Kegan dan Lisa Laskow Lahey, dua psikolog perkembangan dari Harvard, menghabiskan 30 tahun untuk menjawab pertanyaan ini. Dan mereka menemukan sesuatu yang mengejutkan: 

Kita memiliki sistem imun psikologis yang melindungi kita dari perubahan—bahkan perubahan yang sangat kita inginkan. 

Seperti sistem imun biologis yang melindungi tubuh dari ancaman, sistem imun psikologis melindungi kita dari ancaman emosional. Dan sayangnya, otak kita sering salah mengidentifikasi perubahan sebagai ancaman.

Inilah mengapa resolusi Tahun Baru gagal. Mengapa program transformasi organisasi mandek. Mengapa kita tahu apa yang harus dilakukan tapi tidak melakukannya. 

Kita secara simultan menginjak pedal gas dan rem. Dan kita bahkan tidak menyadarinya. 

Buku Immunity to Change bukan sekadar menjelaskan mengapa perubahan sulit. Buku ini memberikan peta—Immunity Map—untuk mengungkap resistensi tersembunyi dan akhirnya membuka potensi kita. 

Ini adalah kisah tentang bagaimana keluar dari kejebakan yang kita ciptakan sendiri.

 


1 dari 10