Sel yang Tidak Pernah Mati
Bayangkan ini: Anda sedang sekarat karena kanker. Anda pergi ke rumah sakit, berharap sembuh, berharap dokter bisa menyelamatkan Anda.
Tanpa sepengetahuan Anda, dokter mengambil sampel dari tumor Anda. Mereka tidak meminta izin. Mereka tidak memberi tahu Anda. Mereka hanya mengambilnya.
Anda meninggal beberapa bulan kemudian, pada usia 31 tahun. Anda meninggalkan lima anak kecil. Keluarga Anda miskin, berjuang untuk bertahan hidup tanpa Anda.
Tapi sel-sel dari tubuh Anda? Mereka tidak mati.
Mereka terus hidup. Terus berkembang. Terus membelah. Berkali-kali lipat. Jutaan kali lipat.
Puluhan tahun kemudian, sel-sel Anda telah:
● Membantu mengembangkan vaksin polio yang menyelamatkan jutaan nyawa
● Digunakan dalam penelitian kanker, AIDS, genetika, kloning
● Dikirim ke luar angkasa untuk melihat bagaimana sel manusia bertahan di gravitasi nol
● Menjadi dasar dari ribuan penemuan medis
● Menghasilkan miliaran dolar untuk industri biomedis
Sementara itu, keluarga Anda bahkan tidak mampu membeli asuransi kesehatan.
Mereka tidak tahu bahwa bagian dari Anda masih hidup di lab-lab di seluruh dunia. Mereka tidak tahu bahwa nama Anda—atau setidaknya, sel Anda—dikenal di setiap universitas penelitian besar di planet ini.
Ini bukan fiksi. Ini adalah kisah nyata Henrietta Lacks.
Dan ini adalah pertanyaan yang akan mengubah cara Anda melihat kemajuan medis selamanya:
Siapa yang berhak memiliki tubuh kita ? Dan siapa yang berhak mendapat keuntungan darinya ?