Ukuran teks
18

Telanjang di Jalan Raya Cambridge

Bayangkan Anda adalah makhluk dari planet yang jauh lebih maju dari Bumi. Anda datang dari tempat di mana tidak ada penyakit, tidak ada kematian, tidak ada perang, tidak ada kebohongan. Semua orang hidup dalam harmoni sempurna, berbagi pikiran secara telepati, dan memiliki pengetahuan matematika yang membuat Einstein terlihat seperti anak TK. 

Lalu Anda dikirim ke Bumi dengan misi sederhana: menghancurkan sebuah penemuan matematika dan membunuh siapa saja yang mengetahuinya. 

Mudah, bukan? 

Tapi ada satu masalah kecil: Anda harus melakukannya sambil berpura-pura menjadi manusia. 

Dan di sinilah semuanya jadi rumit. 

Ini adalah premis dari "The Humans"—novel Matt Haig yang dimulai dengan seorang alien telanjang berdiri bingung di tengah jalan raya Cambridge, Inggris, pada malam yang dingin, tidak tahu mengapa manusia memakai pakaian, mengapa mobil-mobil mengerem dan membunyikan klakson, dan mengapa semua orang berteriak padanya. 

Dalam beberapa jam, alien ini akan mengambil alih tubuh Profesor Andrew Martin, seorang matematikawan brilian yang baru saja memecahkan salah satu misteri terbesar matematika: Riemann Hypothesis. Penemuan yang, menurut ras alien ini, akan membawa manusia terlalu dekat dengan pengetahuan yang berbahaya. 

Tapi dalam beberapa minggu, sesuatu yang tidak terduga terjadi. 

Alien ini—makhluk yang datang dengan kebencian terhadap spesies manusia yang primitif dan brutal—mulai jatuh cinta pada kemanusiaan. 

Pada peanut butter. Pada anjing. Pada puisi Emily Dickinson. Pada musik Debussy. Dan yang paling mengejutkan: pada keluarga manusia yang seharusnya dia bunuh.

Ini adalah cerita tentang bagaimana seorang alien belajar menjadi manusia. Dan dalam prosesnya, mengajarkan kita bagaimana menjadi manusia yang lebih baik. 

Mari kita mulai.

 


1 dari 11