Ukuran teks
18

Pertanyaan yang Tidak Boleh Ditanyakan

Bayangkan Anda duduk di kelas sejarah. Guru Anda sedang menjelaskan Perang Dingin. 

"Amerika Serikat," katanya dengan bangga, "adalah penjaga demokrasi dan kebebasan di dunia. Kita melawan komunisme untuk melindungi hak asasi manusia." 

Anda mengangkat tangan. "Pak, kalau begitu mengapa Amerika mendukung kediktatoran Suharto yang membunuh jutaan orang? Mengapa Amerika menggulingkan pemerintahan demokratis Guatemala tahun 1954? Mengapa Amerika mendukung Pinochet yang menyiksa ribuan warga Chili?" 

Hening. 

Guru Anda tidak menjawab. Atau lebih buruk lagi, dia menjawab: "Itu berbeda. Itu untuk kepentingan strategis." 

Kepentingan strategis siapa? 

Inilah pertanyaan yang Noam Chomsky—linguist brilian, intelektual publik paling berpengaruh di abad ke-20—telah habiskan 60 tahun karirnya untuk menjawab. 

Dan jawabannya akan membuat Anda tidak nyaman. Karena itu bertentangan dengan hampir semua yang Anda pelajari di sekolah, lihat di TV, atau baca di koran mainstream. 

Chomsky tidak tertarik pada teori konspirasi. Dia tertarik pada fakta yang terdokumentasi tapi sengaja diabaikan. Dia membaca laporan pemerintah, dokumen declassified, catatan sejarah—dan dia menunjukkan pola yang konsisten: 

Dunia tidak bekerja seperti yang mereka katakan di buku teks. Kekuasaan tidak bekerja untuk kebaikan bersama. Dan demokrasi yang kita bangga-banggakan sering kali hanya topeng untuk dominasi ekonomi dan militer.

"How the World Works" adalah kompilasi dari ceramah dan wawancara Chomsky yang mengungkap bagaimana sistem kekuasaan global sebenarnya berfungsi—bukan versi dongeng yang diajarkan di sekolah, tapi realitas yang keras dan terdokumentasi. 

Bersiaplah. Karena setelah membaca ini, Anda tidak akan melihat berita dengan cara yang sama lagi.

 


1 dari 10