Ukuran teks
18

Pria yang Hampir Mati Karena Khawatir

Tahun 1944. Seorang pebisnis bernama Jim Grant duduk di kantor dokter, menunggu hasil pemeriksaan. 

Selama enam bulan terakhir, hidupnya adalah neraka. Perut yang terus-menerus sakit. Insomnia setiap malam. Berat badan turun 15 kilogram. Jantung berdebar tanpa alasan. Dia yakin ada penyakit serius—mungkin kanker. 

Dokter masuk dengan hasil lab. 

"Mr. Grant," kata dokter, "tidak ada yang salah dengan Anda secara fisik. Jantung Anda sehat. Perut Anda normal. Tidak ada kanker. Tidak ada tumor." 

Jim seharusnya lega. Tapi dia bingung. "Tapi saya merasakan sakit! Saya tidak bisa tidur! Saya—" 

Dokter mengangkat tangan. "Mr. Grant, Anda tidak sakit. Anda khawatir. Dan kekhawatiran Anda membuat tubuh Anda sakit." 

Dokter memberikan resep—bukan obat, tapi sebuah buku: "How to Stop Worrying and Start Living" karya Dale Carnegie. 

"Baca ini," kata dokter. "Ikuti metode-metodenya. Atau kekhawatiran Anda akan membunuh Anda lebih cepat daripada penyakit apa pun." 

Jim membaca buku itu dalam tiga hari. Dia menerapkan teknik-tekniknya. Dalam enam minggu, semua gejala fisiknya hilang. Dia bisa tidur. Berat badannya naik. Energinya kembali. 

Yang berubah? Bukan situasi hidupnya—bisnis masih penuh tekanan, masalah keluarga masih ada. Yang berubah adalah cara dia merespons situasi itu.

Kisah Jim bukan unik. Sejak diterbitkan tahun 1948, jutaan orang di seluruh dunia telah menggunakan metode Carnegie untuk membebaskan diri dari penjara kekhawatiran. 

Karena Dale Carnegie memahami satu kebenaran fundamental: Kekhawatiran membunuh lebih banyak orang daripada pekerjaan pernah lakukan. 

Mari kita pelajari bagaimana mengalahkannya.

 


1 dari 11