Ukuran teks
18

Kebohongan di Ruang Meeting

Bayangkan Anda sedang duduk di ruang meeting. Rekan kerja Anda sedang presentasi, mengatakan dengan penuh semangat bahwa dia "sangat antusias" dengan proyek baru ini. 

Tapi ada yang tidak pas. 

Tangannya menyilang di dada. Kakinya mengarah ke pintu. Matanya melirik jam dinding setiap 30 detik. Dia tersenyum, tapi senyumnya tidak sampai ke mata. 

Kata-katanya mengatakan "ya." Tapi tubuhnya berteriak "tidak." 

Siapa yang Anda percaya—mulutnya atau tubuhnya? 

Inilah kenyataan yang mengejutkan: 93% komunikasi manusia adalah non-verbal. Hanya 7% dari pesan yang kita sampaikan melalui kata-kata. Sisanya? Nada suara (38%) dan bahasa tubuh (55%). 

Artinya, setiap hari Anda berkomunikasi dengan orang-orang yang sebenarnya mengatakan satu hal tapi maksudnya hal lain. Dan setiap hari, orang membaca Anda—apakah Anda menyadarinya atau tidak. 

Gerard Nierenberg dan Henry Calero, pionir dalam studi komunikasi non-verbal, menghabiskan puluhan tahun mengamati ribuan interaksi bisnis—negosiasi, penjualan, wawancara, meeting—dan menemukan pola yang dapat diprediksi. 

Mereka menemukan bahwa tubuh tidak bisa berbohong. Mulut bisa. Tapi tubuh selalu mengkhianati kebenaran. 

Buku "How to Read a Person Like a Book" mengajarkan Anda alphabet bahasa yang paling universal di dunia—bahasa tubuh. Dan ketika Anda menguasainya, Anda memiliki superpower: kemampuan melihat apa yang orang lain sembunyikan.

 


1 dari 12