Ukuran teks
18

Anak dari Perempuan yang Pernah Terkenal

Bayangkan Anda dilahirkan ke dunia dengan ekspektasi yang sudah terbentuk sebelum Anda bisa berbicara. 

Ibumu adalah penulis terkenal. Bukunya terjual 20 juta eksemplar di seluruh dunia. Dia adalah ikon feminisme gelombang kedua. Wartawan menunggu di depan pintu. Fotografer mengikuti ke mana pun dia pergi. Nama keluarga Anda sudah menjadi brand. 

Kedengarannya seperti mimpi, bukan? 

Sekarang bayangkan kenyataannya: Ibu yang begitu terpaku pada cahaya sorot panggung sampai dia lupa ada anak kecil di rumah yang hanya ingin memeluknya. Ibu yang lebih nyaman berbicara dengan jurnalisi daripada dengan putrinya sendiri. Ibu yang begitu takut kehilangan ketenaran sampai dia rela mengorbankan segalanya—termasuk keluarga—untuk mempertahankannya. 

"Saya adalah anak tunggal dari seorang perempuan yang pernah terkenal." 

Begitulah Molly Jong-Fast membuka memoarnya yang brutal jujur. Dia adalah putri Erica Jong, penulis novel revolusioner "Fear of Flying" yang menggemparkan dunia pada 1973. 

Tapi buku ini bukan tentang ketenaran. Ini tentang apa yang terjadi ketika ketenaran memudar. Ini tentang apa yang terjadi pada anak-anak dari orang terkenal ketika sorot lampu padam. Ini tentang bagaimana mencintai seseorang yang tidak pernah benar-benar "hadir" dalam hidup Anda. 

Dan pada akhirnya, ini tentang pertanyaan yang menghantui setiap anak: Bagaimana Anda bisa kehilangan seseorang yang tidak pernah benar-benar Anda miliki? 

Mari kita mulai dari tahun yang mengubah segalanya: 2023. Tahun yang Molly sebut sebagai "annus horribilis"—tahun terburuk dalam hidupnya.

 


1 dari 9