Ukuran teks
18

Bom Waktu yang Berdetak

Bayangkan Anda bangun besok pagi dan uang di rekening bank Anda kehilangan setengah nilainya. 

Bukan karena Anda dirampok. Bukan karena bank bangkrut. Tapi karena mata uang negara Anda tiba-tiba tidak ada yang mau. 

Gaji Anda tetap sama di atas kertas—tapi daya belinya dipotong separuh. Harga bahan makanan melonjak dua kali lipat. Tabungan pensiun yang Anda kumpulkan bertahun-tahun? Kini hanya cukup untuk bertahan beberapa bulan. 

Ini bukan fiksi. Ini sudah terjadi berkali-kali sepanjang sejarah: Jerman tahun 1920-an. Argentina berulang kali. Zimbabwe tahun 2000-an. Venezuela tahun 2010-an. Dan sekarang, menurut Ray Dalio—salah satu investor paling sukses di dunia—Amerika Serikat dan negara-negara maju lainnya sedang berjalan ke arah yang sama. 

Ray Dalio bukanlah peramal doomsday yang mencari sensasi. Dia adalah pendiri Bridgewater Associates, hedge fund terbesar di dunia. Selama 50 tahun, dia mempelajari pola ekonomi global. Dan yang membuatnya kredibel: dia memprediksi krisis keuangan 2008 dan krisis utang Eropa 2010-2012 dengan akurat. 

Sekarang dia menulis buku ini dengan satu misi: memperingatkan kita tentang krisis utang besar yang akan datang—dan menunjukkan bagaimana kita bisa menghindarinya atau setidaknya bertahan darinya. 

Pertanyaan yang dia jawab sederhana tapi menakutkan: 

Bisakah negara sebesar Amerika Serikat benar-benar bangkrut? Dan jika ya, seperti apa bentuknya? 

Jawabannya: Ya. Dan itu akan terlihat seperti bencana slow-motion yang bisa kita lihat datang—jika kita tahu apa yang harus dicari.

 


1 dari 10