Ukuran teks
18

Pertanyaan Sepele yang Ternyata Tidak Sepele

Bayangkan ini: Anda di supermarket. Keranjang belanja penuh. Antrian panjang. 

Tiba-tiba Anda lihat seseorang di belakang Anda hanya membawa satu item—sebungkus roti. Sementara Anda punya 47 item. 

Haruskah Anda membiarkan orang itu potong antrian? 

Atau ini: Anda menerima kembalian dari kasir. Di rumah, Anda menyadari dia memberi kembalian Rp 50.000 lebih banyak. Supermarket itu milik chain besar, punya ribuan cabang, untung miliaran per tahun. 

Haruskah Anda kembali dan mengembalikan uang itu? 

Atau ini yang lebih rumit: Teman Anda mengirim meme yang... tidak lucu. Sama sekali. Tapi dia jelas berpikir itu lucu dan menunggu respons Anda. 

Haruskah Anda berbohong dan bilang itu lucu? 

Ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang kita hadapi setiap hari. Pertanyaan kecil. Tidak dramatis. Tidak ada yang akan mati. Tapi setiap kali kita menghadapi pertanyaan ini, kita menghadapi dilema moral—dan kita membuat pilihan yang membentuk siapa kita sebagai manusia. 

Michael Schur—pencipta serial TV "The Good Place," "Parks and Recreation," dan "Brooklyn Nine-Nine"—menghabiskan bertahun-tahun tenggelam dalam filosofi moral untuk menulis "The Good Place." Dan dia menyadari sesuatu: 

Kebanyakan orang ingin menjadi baik. Tapi tidak ada yang mengajari kita bagaimana caranya.

Kita belajar matematika, bahasa, sejarah. Tapi tidak ada kelas tentang "bagaimana membuat keputusan moral yang baik." Kita hanya... mengira-ngira. Berharap kita melakukan hal yang benar. Sering merasa bersalah ketika kita tidak yakin. 

Jadi Schur menulis buku ini—bukan sebagai profesor filosofi yang serius (dia bukan), tapi sebagai orang biasa yang mencoba memahami bagaimana menjadi orang yang lebih baik. 

Dengan humor. Dengan kejujuran. Dan dengan mengakui bahwa tidak ada yang sempurna—tapi kita tetap harus mencoba. 

Mari kita mulai perjalanan untuk menjadi... well, tidak sempurna, tapi setidaknya lebih baik.

 


1 dari 10