Ukuran teks
18

Angka yang Mengubah Segalanya

Tahun 2000. Bill Gates duduk di ruang konferensi bersama beberapa ilmuwan terkemuka dunia. 

Mereka tidak membicarakan software atau teknologi informasi. Mereka membicarakan sesuatu yang jauh lebih mendesak: bagaimana mencegah bencana iklim yang bisa mengakhiri peradaban manusia. 

Seorang ilmuwan menampilkan grafik sederhana di layar. Garis naik tajam menunjukkan suhu rata-rata bumi sejak revolusi industri. Proyeksi ke depan menunjukkan kenaikan yang lebih mengerikan jika kita tidak bertindak. 

Gates bertanya: "Apa yang harus kita lakukan?" 

Jawabannya mengejutkannya: "Kita harus mengurangi emisi gas rumah kaca dari 51 miliar ton per tahun menjadi nol. Tidak 50%. Tidak 25%. Zero." 

Zero. Nol. Tidak ada emisi sama sekali. 

Itu terdengar mustahil. Dan sejujurnya, hampir mustahil. Tapi seperti yang Gates tulis di buku ini: "Mustahil bukan alasan untuk tidak mencoba. Ini alasan untuk mencoba lebih keras." 

Sejak pertemuan itu, Gates menghabiskan lebih dari 20 tahun dan miliaran dolar untuk mempelajari perubahan iklim dan solusinya. Dia bukan ilmuwan iklim. Tapi dia adalah problem solver—seseorang yang percaya bahwa dengan data yang tepat, teknologi yang tepat, dan kebijakan yang tepat, kita bisa memecahkan masalah paling kompleks sekalipun. 

"How to Avoid a Climate Disaster" adalah hasil dari dua dekade pembelajaran itu. Bukan buku yang penuh teori abstrak. Ini adalah rencana aksi praktis—apa yang harus kita lakukan sekarang, teknologi apa yang harus kita ciptakan, dan bagaimana setiap orang bisa berkontribusi.

Pertanyaan besarnya: Bisakah kita benar-benar menghindari bencana iklim?

Gates yakin bisa. Tapi waktunya terbatas. 

Mari kita mulai dengan memahami masalahnya.

 


1 dari 10