Planet yang Sedang Sekarat
Bayangkan Anda berjalan melalui hutan tropis. Pohon-pohon menjulang setinggi gedung pencakar langit. Kanopi hijau begitu lebat sehingga hanya sedikit cahaya matahari yang menembus ke lantai hutan. Di setiap cabang, di setiap daun, di setiap genangan air—kehidupan meledak dalam ribuan bentuk.
Seekor katak beracun seukuran kuku ibu jari dengan warna merah menyala. Semut yang berkomunikasi dengan feromon kimia, membangun koloni sebesar kota kecil. Burung dengan bulu yang berkilauan seperti permata. Tanaman yang hanya tumbuh di satu lembah kecil di seluruh planet.
Sekarang bayangkan semua ini hilang.
Bukan dalam jutaan tahun. Bukan dalam ribuan tahun. Tapi dalam waktu hidup Anda.
Ini bukan fiksi. Ini sedang terjadi sekarang.
Edward O. Wilson—salah satu ahli biologi terbesar yang pernah hidup, profesor Harvard yang mengabdikan 70 tahun hidupnya untuk mempelajari kehidupan—menulis "Half-Earth" dengan satu pesan yang mendesak:
Kita sedang berada di tengah kepunahan massal keenam dalam sejarah Bumi. Dan kali ini, kita adalah penyebabnya.
Tapi ada kabar baik: kita juga bisa menjadi solusinya.
Wilson mengajukan proposal yang berani, radikal, dan—menurutnya—satu-satunya cara untuk menyelamatkan sebagian besar kehidupan di planet kita:
Lindungi setengah dari permukaan Bumi untuk alam liar.
Half-Earth. Setengah untuk manusia. Setengah untuk kehidupan lainnya.
Kedengarannya gila? Mustahil? Mari kita lihat mengapa Wilson percaya ini bukan hanya mungkin—tetapi mutlak diperlukan.