Ukuran teks
18

Pertanyaan yang Mengubah Segalanya

Juli 1972. Pantai di Papua New Guinea. 

Jared Diamond, ahli biologi evolusi dari UCLA, sedang berjalan di sepanjang pantai bersama Yali—seorang politisi lokal yang brilian dan penuh rasa ingin tahu. 

Mereka berbicara tentang berbagai hal. Lalu Yali menghentikan langkahnya, menatap Diamond, dan bertanya dengan pertanyaan yang sederhana namun menusuk: 

"Mengapa kalian orang kulit putih mengembangkan begitu banyak cargo dan membawanya ke New Guinea, tapi kami orang Papua tidak punya cargo sendiri?" 

"Cargo" dalam bahasa Yali adalah semua barang material—teknologi, peralatan, pakaian, makanan kaleng, obat-obatan. Yali tidak bertanya dengan iri. Dia bertanya dengan tulus: Mengapa? 

Diamond terdiam. Dia tidak punya jawaban yang memuaskan. 

Dia bisa memberikan jawaban superfisial: "Karena orang Eropa mengembangkan teknologi lebih dulu." Tapi itu hanya mendorong pertanyaan lebih dalam: Mengapa Eropa? Mengapa bukan Papua New Guinea? Atau Afrika? Atau Amerika asli? 

Pertanyaan Yali menghantui Diamond selama 25 tahun berikutnya. 

Dan dalam perjalanan mencari jawaban, dia mengungkap kebenaran mengejutkan yang mengubah cara kita memahami sejarah manusia: 

Perbedaan antara peradaban bukan karena perbedaan ras atau kecerdasan. Tapi karena perbedaan geografi dan lingkungan. 

Buku "Guns, Germs, and Steel" adalah jawaban Diamond untuk Yali. Ini adalah penjelasan tentang mengapa sejarah dunia berkembang dengan sangat tidak merata. Mengapa Eropa menaklukkan Amerika, bukan sebaliknya. Mengapa beberapa masyarakat berkembang menjadi kekaisaran yang kuat sementara yang lain tetap sebagai kelompok pemburu-pengumpul. 

Dan jawabannya bukan apa yang Anda kira. 

Mari kita mulai dengan pertanyaan paling controversial.

 


1 dari 11