Pria Berusia 52 Tahun yang "Sudah Terlambat"
Tahun 1954. Ray Kroc berusia 52 tahun.
Lima puluh dua tahun—usia di mana kebanyakan orang mulai memikirkan pensiun. Memangkas jam kerja. Menghabiskan lebih banyak waktu dengan cucu. Menikmati hasil kerja keras selama puluhan tahun.
Tapi Ray Kroc tidak seperti kebanyakan orang.
Dia adalah salesman mesin milkshake. Sudah melakukannya selama 17 tahun. Pekerjaan yang layak. Penghasilan yang cukup. Tapi tidak ada yang istimewa.
Dia juga menderita diabetes dan arthritis. Kandung empedu yang bermasalah. Dokter menyarankannya untuk slow down, mengurangi stres, menjaga kesehatan.
Tapi kemudian dia menerima pesanan aneh.
Sebuah restoran drive-in kecil di San Bernardino, California, memesan delapan mesin milkshake Multi-Mixer—masing-masing bisa membuat lima milkshake sekaligus. Total 40 milkshake dalam satu waktu.
Tidak masuk akal. Kebanyakan restoran hanya punya satu mesin, maksimal dua.
Ray penasaran. Sangat penasaran. Jadi dia melakukan apa yang dilakukan salesman terbaik: dia pergi ke sana untuk melihat sendiri.
Perjalanan itu mengubah hidupnya. Dan tanpa dia tahu, akan mengubah cara dunia makan.
Karena restoran kecil itu bernama McDonald's.
Dan Ray Kroc—pria berusia 52 tahun yang "sudah terlambat"—akan mengubahnya menjadi imperium fast food terbesar di planet ini.
Tapi ini bukan kisah sukses instan. Ini kisah tentang grinding—menggiling, bekerja keras tanpa henti, bertahan meskipun semua orang bilang berhenti.
Mari kita mulai.