Pernikahan yang Berubah Menjadi Penjara
Bayangkan ini: Anda berusia 26 tahun, berdiri di balkon rumah besar ayah Anda di London, melihat hujan turun seperti biasa. Hidup Anda sudah tertulis—pesta teh dengan ibu dan teman-temannya, menikah dengan pria yang dipilihkan, menjadi istri yang baik, punya anak, menua dengan anggun.
Membosankan. Dapat diprediksi. Aman.
Lalu datang seorang pria Amerika yang tampan di pesta makan malam. Bennett Van Cleve—tinggi, percaya diri, berbicara tentang kehidupan di Kentucky dengan mata berbinar. Dia menjanjikan petualangan. Kebebasan. Kehidupan baru di negara yang luas dan liar.
"Menikahlah denganku," katanya setelah hanya beberapa minggu. "Datang ke Amerika."
Dan Alice Wright—yang lelah dengan kehidupan yang sudah ditentukan, yang ingin merasakan sesuatu yang lebih—berkata ya.
Tapi ketika dia tiba di Baileyville, Kentucky, pada tahun 1937, dia menyadari dia telah membuat kesalahan yang mengerikan.
Rumah mewah yang dijanjikan? Ternyata rumah milik ayah suaminya—seorang pria kaya yang mengontrol segalanya, termasuk putranya. Petualangan? Dia dikurung di rumah, diharapkan menjadi istri yang patuh dan diam. Suaminya yang tampan? Ternyata pria yang dingin, canggung, dan tidak punya ketertarikan padanya sama sekali.
Alice sudah menyeberangi lautan untuk kebebasan—hanya untuk menemukan dirinya di penjara yang lebih kecil.
Tapi kemudian dia mendengar tentang program baru: Packhorse Library—pustakawan yang mengendarai kuda melalui pegunungan Kentucky untuk membawa buku ke orang-orang terpencil.
Dan dia bertemu Margery O'Hare—wanita paling "skandal" di Baileyville. Wanita yang tidak peduli apa kata orang. Wanita yang hidup dengan syarat-syaratnya sendiri.
Margery menawarkan Alice pekerjaan. "Kamu bisa mengendarai kuda?"
"Bisa belajar," jawab Alice—meskipun dia tidak pernah naik kuda dalam hidupnya.
"Bagus. Datang Senin pagi."
Dan seperti itu, hidup Alice berubah.
"The Giver of Stars" adalah kisah tentang kelompok wanita luar biasa yang menemukan kebebasan, tujuan, dan persahabatan di pegunungan terpencil Kentucky—dengan membawa satu hal yang paling berbahaya dalam masyarakat konservatif: buku.
Mari kita mulai perjalanan ini.