Ukuran teks
18

Beban yang Tidak Terlihat

Bayangkan Anda membawa ransel setiap hari. 

Tapi bukan ransel biasa—ini ransel yang diisi dengan batu. Setiap kali seseorang menyakiti Anda, Anda memasukkan batu ke dalam ransel. Setiap pengkhianatan, setiap kekecewaan, setiap kata-kata kasar—satu batu lagi. 

Bertahun-tahun berlalu. Ransel semakin berat. Bahu Anda sakit. Punggung Anda bengkok. Tapi Anda terus membawanya karena Anda berpikir: "Mereka pantas untuk diingat. Mereka harus membayar." 

Satu-satunya masalah: Mereka tidak merasakan beratnya ransel itu. Hanya Anda. 

Inilah paradoks kebencian dan dendam. Kita berpikir dengan memegang erat-erat rasa sakit yang orang lain sebabkan, kita entah bagaimana menghukum mereka. Tapi kenyataannya, kita hanya menghukum diri sendiri. 

Katherine Schwarzenegger Pratt menulis "The Gift of Forgiveness" setelah perjalanan pribadinya sendiri dengan pengampunan—dan setelah berbicara dengan puluhan orang yang menghadapi hal-hal yang tampaknya tidak mungkin dimaafkan. 

Seorang ibu yang memaafkan pembunuh putranya. Seorang wanita yang memaafkan ayahnya yang melecehkannya. Seorang pria yang memaafkan dirinya sendiri setelah kesalahan yang hampir menghancurkan hidupnya. 

Buku ini bukan tentang teori pengampunan. Ini tentang orang-orang nyata yang melepaskan ransel batu dan menemukan kebebasan. 

Dan mungkin—hanya mungkin—kisah mereka akan membantu Anda melepaskan ransel Anda juga. 

Mari kita mulai.

 


1 dari 11