Ukuran teks
18

Tiga Pound yang Paling Misterius di Alam Semesta

Bayangkan Anda bisa membaca pikiran orang lain. 

Bayangkan Anda bisa menggerakkan objek hanya dengan pikiran—tidak perlu menyentuh, tidak perlu bicara, hanya berpikir dan benda bergerak. 

Bayangkan Anda bisa merekam mimpi Anda, menyimpannya seperti video, dan memutarnya kembali kapan pun Anda mau. 

Bayangkan Anda bisa mengupload pikiran Anda ke komputer dan hidup selamanya—bahkan setelah tubuh fisik Anda mati. 

Kedengarannya seperti fiksi ilmiah, bukan? 

Tapi menurut Michio Kaku—fisikawan teoretis dari City College of New York dan salah satu ilmuwan paling terkemuka di dunia—ini semua bukan lagi fiksi. Ini adalah sains

Selama ribuan tahun, pikiran manusia adalah misteri terbesar. Filsuf berdebat. Agama memberikan jawaban spiritual. Tapi sains tidak punya alat untuk melihat ke dalam otak yang hidup dan bekerja. 

Lalu dalam 15 tahun terakhir, terjadi revolusi. 

Dengan MRI, PET scan, transcranial magnetic stimulation, dan teknologi brain-computer interface, kita sekarang bisa melihat pikiran saat terjadi. Kita bisa memetakan bagaimana otak menciptakan kesadaran, emosi, kenangan, dan mimpi. 

Dan yang lebih menakjubkan: kita tidak hanya bisa memahami pikiran—kita mulai bisa mengubahnya.

"The Future of the Mind" adalah ekspedisi ilmiah ke frontier terakhir—pikiran manusia. Kaku membawa kita dari laboratorium neuroscience paling canggih di dunia hingga spekulasi tentang masa depan di mana pikiran tidak lagi terbatas pada tengkorak kita. 

Inilah perjalanan ke dalam tiga pound materi paling kompleks yang pernah kita temukan di alam semesta: otak Anda sendiri

Mari kita mulai.

 


1 dari 10