Ukuran teks
18

Pertanyaan Aneh yang Mengubah Cara Pandang

Apa kesamaan antara guru sekolah dan pegulat sumo? 

Mengapa dealer narkoba masih tinggal bersama ibunya? 

Mana yang lebih berbahaya: pistol atau kolam renang? 

Pertanyaan-pertanyaan ini terdengar aneh, bahkan absurd. Tapi di sinilah letak keajaiban Freakonomics—buku yang mengajarkan kita bahwa dunia tidak selalu bekerja seperti yang kita kira. 

Steven Levitt, seorang ekonom dari University of Chicago yang tidak biasa, bersama jurnalis Stephen Dubner, mengajak kita melihat dunia dengan cara yang sama sekali baru. Mereka tidak peduli tentang pasar saham, inflasi, atau kebijakan fiskal. Yang mereka pedulikan adalah misteri kehidupan sehari-hari. 

Levitt sendiri mengakui dengan jujur: "Saya tidak tahu banyak tentang ekonomi. Saya tidak jago matematika, tidak paham ekonometri rumit, dan tidak tahu cara membuat teori. Jika Anda bertanya apakah pasar saham akan naik atau turun, atau apakah ekonomi akan tumbuh atau menyusut—saya tidak tahu apa-apa tentang hal itu." 

Tapi apa yang Levitt miliki adalah sesuatu yang jauh lebih berharga: rasa ingin tahu yang luar biasa dan kemampuan untuk melihat pola tersembunyi di tempat yang tidak pernah dicari orang lain. 

Pesan inti dari Freakonomics sederhana namun kuat: Ekonomi, pada intinya, adalah studi tentang insentif—bagaimana orang mendapatkan apa yang mereka inginkan, terutama ketika orang lain menginginkan hal yang sama. 

Dan ketika Anda memahami insentif, Anda mulai memahami mengapa orang melakukan apa yang mereka lakukan—bahkan ketika tindakan mereka tampak irasional, tidak etis, atau mengejutkan.

 


1 dari 10