Paradoks Paling Aneh di Dunia Modern
Bayangkan ini:
Anda hidup di era dengan teknologi paling maju dalam sejarah manusia. Anda punya smartphone yang lebih powerful dari komputer NASA yang mengirim manusia ke bulan. Anda bisa pesan makanan dari restoran mana pun dengan satu klik. Anda bisa menonton jutaan film dan mendengar jutaan lagu kapan saja.
Secara objektif, hidup Anda jauh lebih baik dari raja-raja di abad pertengahan. Tapi kenapa Anda merasa... kosong?
Kenapa anxiety meningkat? Kenapa depresi meledak? Kenapa bunuh diri meningkat meskipun kualitas hidup meningkat?
Kenapa, ketika segalanya menjadi lebih baik, kita merasa segalanya menjadi lebih buruk?
Inilah paradoks yang Mark Manson bedah dalam "Everything Is F*cked: A Book About Hope."
Buku ini bukan self-help biasa yang memberikan tips lima langkah untuk bahagia. Ini adalah pembedahan brutal tentang mengapa kita merasa hopeless meskipun hidup di era paling hopeful dalam sejarah.
Dan jawabannya akan mengejutkan Anda.
Spoiler alert: Masalahnya bukan di luar sana. Masalahnya adalah kita sudah terlalu baik dalam menyelesaikan masalah eksternal, sampai kita lupa bagaimana menghadapi masalah internal.
Mari kita mulai dari awal yang tidak nyaman.