Ukuran teks
18

Ketika "Priority" Masih Singular

Tahun 1400-an. Kata "priority" memasuki bahasa Inggris untuk pertama kalinya.

Artinya sangat jelas: satu hal yang paling utama. The very first thing. The prior thing. 

Selama 500 tahun berikutnya—lima abad penuh—kata itu tetap singular. Tidak ada bentuk jamak. Tidak ada "priorities" dengan huruf 's' di belakangnya. 

Lalu tiba-tiba di tahun 1900-an, sesuatu berubah. Kita mulai berbicara tentang "priorities"—banyak prioritas. 

Dan sejak saat itu, dunia menjadi semakin kacau. 

Sekarang? Kita hidup di era di mana seseorang bisa dengan serius mengatakan mereka punya "tujuh prioritas utama" untuk tahun ini. Atau dua puluh. Atau seratus. 

Tapi Greg McKeown, dalam bukunya "Essentialism: The Disciplined Pursuit of Less," mengajak kita kembali ke masa ketika priority masih singular. Karena inilah kebenaran yang tidak nyaman: 

Jika segala sesuatu adalah prioritas, maka tidak ada yang benar-benar prioritas.

 


1 dari 9