Mukjizat yang Tidak Terlihat
Bayangkan ini: Pada tahun 1981, hampir 90% populasi pedesaan China hidup di bawah garis kemiskinan ekstrem. Itu berarti 878 juta orang—lebih banyak dari seluruh populasi Eropa saat itu—tidak tahu apakah mereka akan makan besok.
Empat puluh tahun kemudian, angka itu turun menjadi nol.
Ya, Anda membacanya dengan benar: nol.
Pada tahun 2020, China mengumumkan penghapusan kemiskinan ekstrem absolut. Tidak ada lagi warga China yang hidup dengan kurang dari $1.90 per hari (standar Bank Dunia).
Ini bukan sekadar statistik. Ini adalah 800 juta cerita manusia—orang-orang yang dulu tidur lapar, sekarang punya makanan. Anak-anak yang dulu tidak sekolah, sekarang kuliah. Desa-desa yang dulu terisolasi, sekarang terhubung dengan dunia.
Tidak ada negara dalam sejarah manusia yang mengangkat begitu banyak orang dari kemiskinan dalam waktu begitu singkat.
Tapi inilah pertanyaan yang lebih penting: Bagaimana mereka melakukannya? Dan apa yang bisa kita pelajari?
Xiaoyun Li, ekonom pembangunan yang menghabiskan empat dekade mempelajari dan terlibat langsung dalam program pengentasan kemiskinan China, menulis buku ini dengan satu tujuan sederhana:
Kemiskinan bisa diakhiri. Ketimpangan bisa dijinakkan. Dan ini bukan hanya tugas pemerintah—ini adalah tanggung jawab kita semua.
Inilah manifesto untuk aksi—bukan sekadar teori, tetapi panduan praktis untuk mengubah dunia, satu desa, satu keluarga, satu orang pada satu waktu.
Mari kita mulai dengan pertanyaan fundamental.