Ukuran teks
18

Gadis yang Tidak Ada

Bayangkan Anda berusia 17 tahun dan baru pertama kali masuk kelas. 

Tidak pernah duduk di bangku sekolah. Tidak pernah mengerjakan PR. Tidak pernah mengikuti ujian. Bahkan tidak punya ijazah lahir sampai usia 9 tahun—secara resmi, Anda hampir tidak ada. 

Anda tidak tahu apa itu Holocaust. Anda pikir Eropa adalah negara, bukan benua. Ketika profesor menyebut "bipolar," Anda mengangkat tangan dan bertanya: "Apa itu?" 

Teman sekelas menatap Anda dengan pandangan antara kasihan dan tidak percaya. 

Tapi inilah yang lebih mengejutkan: Sepuluh tahun kemudian, Anda lulus dari Cambridge University dengan gelar Ph.D. dalam bidang sejarah. 

Ini bukan dongeng. Ini kisah nyata Tara Westover. 

Tara tumbuh di pegunungan Buck's Peak, Idaho, dalam keluarga Mormon fundamentalis yang menolak pemerintah, menolak sistem medis, dan menolak pendidikan formal. Ayahnya yakin kiamat akan datang. Ibunya menjadi dukun yang merawat luka dengan minyak esensial. Kakaknya yang kejam menjadi monster yang tak bisa dihentikan. 

Untuk 17 tahun pertama hidupnya, Tara hidup di dunia yang terisolasi—sebuah realitas alternatif yang dibangun ayahnya, di mana pemerintah adalah musuh, dokter adalah agen setan, dan sekolah adalah alat pencucian otak. 

Lalu dia membuat keputusan yang akan mengubah segalanya: dia memutuskan untuk belajar. 

"Educated" adalah kisah tentang bagaimana pendidikan membebaskan—tetapi juga tentang harga yang harus dibayar untuk kebebasan itu. Karena bagi Tara, belajar berarti mempertanyakan semua yang dia percayai. Dan pada akhirnya, memilih antara keluarga atau dirinya sendiri.

 


1 dari 11