Ukuran teks
18

Perang di Playground

Bayangkan ini: Anda baru saja melahirkan bayi pertama. Tiga hari di rumah sakit, tidak tidur, hormon berantakan, payudara sakit, bayi menangis nonstop. 

Lalu tamu pertama datang. Mungkin ibu mertua. Mungkin teman baik. Mungkin tetangga.

Dan dimulailah ceramah

"Kamu harus menyusui eksklusif ya, kalau tidak nanti anakmu tidak cerdas!"

"Jangan biasakan digendong terus, nanti manja!" 

"Bayimu sudah harus tidur di kamarnya sendiri sekarang, kalau tidak nanti susah mandiri!"

"Jangan kasih screen time sama sekali sampai dia 5 tahun!" 

Setiap orang punya pendapat. Setiap orang punya "aturan." Dan semuanya disampaikan dengan nada menghakimi—seolah-olah jika Anda tidak mengikuti aturan mereka, Anda merusak anak Anda selamanya. 

Hasilnya? Anda panik. Anda merasa bersalah. Anda overwhelmed. 

Emily Oster—ekonom dari Brown University dan ibu dari dua anak—mengalami hal yang sama. Tapi alih-alih panik, dia melakukan apa yang dia ahli: menganalisis data. 

Dia membaca ratusan penelitian ilmiah. Dia mengecek metodologi. Dia memisahkan korelasi dari kausalitas. Dia mencari bukti yang sebenarnya di balik semua nasihat parenting yang bertebaran. 

Dan apa yang dia temukan mengejutkan: 

Sebagian besar "aturan" parenting yang membuat orang tua stres tidak didukung oleh data yang kuat.

Lebih parah lagi: banyak nasihat yang bertentangan satu sama lain, masing-masing diklaim "berdasarkan penelitian." 

"Cribsheet" adalah hasil penelitian Oster—sebuah buku yang membebaskan orang tua dari rasa bersalah yang tidak perlu dengan memberikan data yang sebenarnya sehingga mereka bisa membuat keputusan yang tepat untuk keluarga mereka. 

Ini bukan buku yang memberitahu Anda apa yang harus dilakukan. Ini buku yang memberikan Anda informasi sehingga Anda bisa memutuskan sendiri. 

Mari kita mulai.

 


1 dari 10