Kalimat yang Mengubah Segalanya
"Anda menderita kanker."
Empat kata. Dua belas suku kata. Satu detik untuk diucapkan.
Selamanya untuk dipahami.
Bayangkan Anda berusia 28 tahun. Anda baru saja dapat promosi di kantor. Atau mungkin baru menikah. Atau sedang merencanakan perjalanan backpacking ke Eropa. Atau baru membeli apartemen pertama dengan cicilan 15 tahun.
Hidup Anda baru dimulai.
Lalu dokter duduk, menatap Anda dengan tatapan yang Anda langsung tahu membawa berita buruk, dan mengatakan kata itu: kanker.
Tiba-tiba, semua rencana berhenti. Promosi tidak penting lagi. Perjalanan dibatalkan. Cicilan terasa seperti beban yang mustahil. Dan pertanyaan yang menghantui: "Berapa lama saya punya waktu?"
Ini bukan seharusnya terjadi pada Anda. Kanker adalah penyakit orang tua, kan? Anda masih muda. Anda masih punya begitu banyak yang ingin dilakukan.
Tapi statistik tidak peduli dengan rencana Anda. Sekitar 70,000 dewasa muda di Amerika Serikat didiagnosis kanker setiap tahunnya. Dan angka itu terus meningkat.
Cristina Pozo-Kaderman tahu persis bagaimana rasanya. Dia didiagnosis kanker payudara di usia 29 tahun—seorang psikolog klinis yang tiba-tiba menjadi pasien. Bersama penulis kesehatan Saul Wisnia, dia menulis buku ini untuk menjawab satu pertanyaan besar:
"Bagaimana saya harus menjalani ini—bukan hanya survive, tetapi benar-benar hidup—ketika kanker datang di usia yang salah?"
Buku ini bukan tentang statistik atau jargon medis. Ini tentang Anda—bagaimana menjalani hari demi hari, bagaimana membuat keputusan yang tidak pernah Anda bayangkan harus Anda buat, bagaimana tetap menjadi diri sendiri ketika penyakit mencoba mengambil alih identitas Anda.
Mari kita mulai dari tempat semua orang mulai: diagnosis.