Ukuran teks
18

Di Hari Ketika Dunia Terasa Terlalu Berat

Ada hari-hari ketika bangun dari tempat tidur terasa seperti mendaki gunung. 

Hari-hari ketika pikiran Anda penuh dengan kekhawatiran tentang masa depan, penyesalan tentang masa lalu, atau perasaan bahwa Anda tidak cukup baik untuk masa sekarang. 

Hari-hari ketika media sosial membuat Anda merasa tertinggal. Ketika berita membuat Anda kehilangan harapan. Ketika ekspektasi orang lain terasa seperti beban yang terlalu berat untuk dipikul. 

Matt Haig tahu hari-hari seperti itu. Sangat tahu. 

Pada usia 24 tahun, dia mengalami breakdown mental yang hampir mengakhiri hidupnya. Dia berdiri di tepi tebing, siap untuk melompat. Dalam momennya yang paling gelap, dia merasakan keputusasaan yang begitu dalam sampai mati terasa seperti satu-satunya jalan keluar. 

Tapi dia tidak melompat. Dan sekarang, puluhan tahun kemudian, dia menulis buku yang telah membantu jutaan orang menemukan kenyamanan di tengah kesulitan mereka sendiri. 

"The Comfort Book" bukan buku self-help yang menjanjikan Anda akan menjadi versi terbaik dari diri Anda dalam 30 hari. Bukan buku yang mengatakan "think positive" dan semua masalah akan hilang. 

Ini adalah buku yang mengatakan: "Hidup itu sulit. Kadang sangat sulit. Dan itu tidak apa-apa untuk merasa kesulitan." 

Ini adalah buku yang ditulis untuk hari-hari ketika Anda butuh seseorang untuk berkata: "Kamu tidak sendirian. Aku pernah di sana. Dan kamu akan melewati ini." 

Mari kita mulai dengan lembut.

 


1 dari 10