Ukuran teks
18

Buku yang Mengubah Segalanya

Hawaii, tahun 1970-an. Seorang gadis kelas enam pulang dari sekolah dan menemukan buku di tempat tidurnya. Ayahnya—seorang profesor sastra—sering meninggalkan buku untuknya dengan cara ini, tanpa kata-kata, hanya undangan diam untuk menjelajah. 

Buku itu berjudul "The Double Helix" karya James Watson—kisah tentang bagaimana dia dan Francis Crick menemukan struktur DNA, molekul spiral tangga yang membawa instruksi genetik untuk semua bentuk kehidupan. 

Jennifer Doudna membuka halaman pertama dengan rasa ingin tahu. Dia tidak tahu bahwa buku ini akan mengubah hidupnya selamanya. Dia tidak tahu bahwa suatu hari nanti, dia sendiri akan menulis ulang cerita itu—tidak hanya memahami kode kehidupan, tetapi mengubahnya. 

Yang dia tahu hanyalah: kisah ini membaca seperti cerita detektif. Ada misteri, ada persaingan, ada momen eureka yang mengubah segalanya. Dan yang paling penting, ada Rosalind Franklin—seorang ahli kimia brilian yang karyanya sangat penting tetapi kurang diakui karena dia adalah perempuan. 

Bagi Jennifer yang sering merasa seperti orang luar—seorang gadis kulit putih di sekolah dengan mayoritas Asia di Hawaii—cerita itu beresonansi mendalam. 

"Mungkin," pikirnya, "saya juga bisa menjadi ilmuwan." 

Tapi tidak akan mudah. Ketika dia memberitahu konselor sekolahnya tentang keinginannya, jawabannya tajam: "Perempuan tidak melakukan sains." 

Kata-kata itu bisa saja menghancurkannya. Sebaliknya, itu membakar sesuatu di dalam dirinya. Sebuah determinasi. Sebuah keinginan untuk membuktikan bahwa mereka salah. 

Beberapa dekade kemudian, Jennifer Doudna akan berdiri di Stockholm, menerima Nobel Prize di Kimia—bersama dengan ilmuwan perempuan lain, Emmanuelle Charpentier—untuk penemuan yang telah dikatakan "menulis ulang kode kehidupan."

Ini adalah kisah tentang bagaimana mereka melakukannya. Dan lebih penting lagi, ini adalah kisah tentang pertanyaan yang sekarang kita semua hadapi: Sekarang kita bisa mengubah DNA manusia dengan mudah dan tepat, apa yang harus kita lakukan?

 


1 dari 9