Ukuran teks
18

Ketika Marilyn Monroe Menghilang di Kerumunan

Suatu hari di tahun 1950-an, Marilyn Monroe berjalan di kereta bawah tanah New York bersama seorang fotografer. Mengejutkan sekali, tidak ada satu orang pun yang mengenalinya. Tidak ada yang meminta tanda tangan. Tidak ada yang melirik dua kali. 

Bintang film paling terkenal di Amerika itu—seolah-olah—tidak terlihat. 

Lalu tiba-tiba, Marilyn berhenti. Ia tersenyum kepada fotografer dan berkata, "Mau lihat bagaimana menjadi Dia?" 

Dalam sekejap, sesuatu berubah. Ia tidak mengubah pakaiannya. Tidak mengubah postur tubuhnya secara dramatis. Tapi tiba-tiba, setiap orang di kereta itu menyadari kehadirannya. Mereka mulai berbisik. Menunjuk. Berkerumun. 

Marilyn Monroe telah "menyalakan" karismanya seperti saklar lampu. 

Apa yang berubah? Tidak ada perubahan fisik yang signifikan. Yang berubah adalah cara ia memproyeksikan dirinya—cara ia membawa energinya, cara ia hadir dalam ruang itu. 

Inilah rahasia besar yang diungkapkan Olivia Fox Cabane dalam bukunya "The Charisma Myth": Karisma bukanlah sesuatu yang Anda miliki atau tidak miliki sejak lahir. Karisma adalah keterampilan yang bisa dipelajari dan dilatih. 

Seperti Marilyn yang bisa mematikan dan menyalakan karismanya sesuka hati, Anda juga bisa belajar mengendalikan pesona pribadi Anda. 

Cabane, yang telah melatih pemimpin di perusahaan Fortune 500, mengajar di Stanford dan MIT, dan melatih ribuan profesional, menggunakan pendekatan ilmiah untuk membongkar mitos karisma. Ia mengubah sesuatu yang tampak mistis menjadi sesuatu yang praktis dan terukur. 

Mari kita ungkap rahasianya.

 


1 dari 10