Artikel yang Tidak Pernah Selesai
Bayangkan ini: Tahun 1999, editor majalah Premier menelepon Anda—seorang jurnalis lepas—dan menawarkan assignment sederhana.
"Tulis artikel tentang 30 tahun pembunuhan Manson. Deadline: enam minggu. Fee: beberapa ribu dolar."
Mudah, kan? Cerita Manson sudah diceritakan ribuan kali. Charles Manson—kultus hippie gila yang memerintahkan pengikutnya membunuh aktris Sharon Tate dan enam orang lainnya pada Agustus 1969. Kasus tertutup. Buku sudah ditulis. Film sudah dibuat.
Yang Anda butuhkan hanya wawancara beberapa orang, baca beberapa arsip, tulis artikel, selesai.
Tapi kemudian Anda menemukan sesuatu yang aneh. Sebuah inkonsistensi kecil dalam laporan polisi. Lalu yang lain. Dan yang lain lagi.
Anda mulai bertanya. Saksi memberikan jawaban yang tidak masuk akal. Dokumen resmi bertentangan satu sama lain. Orang-orang yang seharusnya tahu justru menghindari pertanyaan Anda.
Enam minggu berlalu. Tidak ada artikel. Enam bulan. Enam tahun. Sepuluh tahun.
20 tahun kemudian, Anda akhirnya menerbitkan—bukan artikel majalah 3.000 kata, tetapi buku investigasi 500+ halaman yang mempertanyakan segalanya yang Anda kira Anda tahu tentang salah satu kejahatan paling terkenal di Amerika.
Anda kehilangan pekerjaan. Hubungan. Hampir kewarasan Anda. Tapi Anda menemukan sesuatu yang jauh lebih besar dari cerita Manson: konspirasi yang melibatkan CIA, FBI, dan rahasia paling gelap era 1960-an.
Ini adalah kisah nyata Tom O'Neill. Dan buku "CHAOS" adalah hasil dari obsesi dua dekade itu.
Pertanyaannya sekarang: Apakah Anda siap untuk mempertanyakan apa yang Anda pikir Anda tahu tentang sejarah?
Mari kita mulai perjalanan ke dalam kekacauan.