Pertanyaan yang Mengubah Segalanya
"Kamu orang kaya, Robert. Kamu nggak butuh network marketing. Kenapa kamu merekomendasikan ini ke kami?"
Pertanyaan itu datang dari seorang teman yang duduk di ruang tamu Robert Kiyosaki suatu malam. Di ruangan itu ada sekitar 15 orang—kebanyakan teman lama, beberapa kenalan baru—yang penasaran kenapa penulis buku "Rich Dad Poor Dad" yang sudah kaya raya malah mempromosikan bisnis network marketing.
"Kamu betul," jawab Kiyosaki. "Aku tidak butuh network marketing untuk menghasilkan uang. Aku sudah punya bisnis dan investasi yang cukup. Tapi itulah kenapa aku merekomendasikannya—karena aku tidak mendapat keuntungan finansial dari merekomendasikannya."
Ruangan hening. Semua orang bingung.
"Kalian tahu apa masalah terbesar di dunia saat ini?" lanjut Kiyosaki. "Bukan kemiskinan. Bukan pengangguran. Tapi kurangnya pendidikan finansial yang benar.
Sekolah mengajarkan kita untuk menjadi karyawan yang baik. Mereka tidak mengajarkan bagaimana membangun kekayaan. Mereka tidak mengajarkan bagaimana uang bekerja untuk kita—bukan kita bekerja untuk uang.
Dan network marketing—bukan karena produknya, bukan karena income potentialnya—tapi karena sistem pendidikannya, adalah salah satu sekolah bisnis terbaik yang bisa diakses oleh orang biasa."
Teman-temannya masih skeptis. Kiyosaki mengerti. Dia sendiri dulu skeptis.
"Biarkan aku jelaskan," katanya. "Ini bukan tentang jualan sabun atau suplemen. Ini tentang mengubah kuadran hidupmu—dari kiri ke kanan. Dan network marketing adalah jembatan paling aman dan paling murah untuk menyeberang."
Malam itu, Kiyosaki menjelaskan delapan nilai tersembunyi yang membuat network marketing menjadi pendidikan bisnis yang luar biasa—nilai yang tidak ada hubungannya dengan produk yang dijual.
Dan malam itu mengubah cara teman-temannya melihat kesempatan bisnis.
Mari kita pelajari apa yang Kiyosaki ajarkan malam itu.