Ukuran teks
18

Kutukan yang Melewati Generasi

Bayangkan Anda percaya bahwa keluarga Anda dikutuk. 

Bukan kutukan dalam dongeng. Bukan sekadar nasib buruk. Tapi kutukan nyata—fukú—yang telah menghancurkan setiap orang yang Anda cintai selama tiga generasi. 

Kakek Anda menghilang tanpa jejak di bawah kediktatoran brutal. Nenek Anda kehilangan cinta sejatinya dalam kekerasan yang mengerikan. Ibu Anda selamat dari penjara dan penyiksaan tapi kehilangan jiwa. Kakak Anda cantik tapi selamanya terluka. Dan Anda? 

Anda adalah Oscar de León—atau "Oscar Wao" seperti teman-teman sekolah menyebut Anda dengan ejekan—remaja Dominican-American berusia 300 pon, geek, nerd, yang terobsesi dengan The Lord of the Rings, Dungeons & Dragons, dan science fiction. 

Anda tidak pernah punya pacar. Tidak pernah dicium. Tidak pernah merasakan cinta yang Anda baca dalam novel fantasi favorit Anda. 

Dan yang terburuk? Anda percaya bahwa fukú tidak akan membiarkan Anda mendapatkannya. 

"The Brief Wondrous Life of Oscar Wao" adalah kisah tentang seorang remaja yang tidak cocok di dunia mana pun—terlalu Dominican untuk Amerika, terlalu American untuk Dominika, terlalu nerd untuk diterima, terlalu romantis untuk bertahan hidup. 

Tapi lebih dari itu, ini adalah kisah tentang bagaimana sejarah—sejarah kekerasan, trauma, dan penindasan—mengalir melalui darah keluarga dan membentuk siapa kita, bahkan generasi kemudian. 

Dan pertanyaan yang menghantui: Bisakah kita melarikan diri dari kutukan yang kita warisi? Atau apakah kita ditakdirkan untuk mengulangi kesalahan yang sama? 

Mari kita mulai dengan kutukan itu sendiri.

 


1 dari 10