Ketika Shakespeare Mencuri Rusa
Tahun 1680-an, seorang pria paruh baya bernama John Aubrey sedang berbicara dengan orang-orang tua di Stratford-upon-Avon. Dia bertanya tentang William Shakespeare, yang telah meninggal 60 tahun sebelumnya.
Sejarawan resmi akan bertanya: "Apa kontribusi besarnya pada sastra Inggris?"
Aubrey bertanya: "Apa yang dia lakukan sebelum menjadi penulis? Dia punya kebiasaan aneh apa?"
Dan dia mendapat cerita yang luar biasa: Shakespeare muda pernah ditangkap karena mencuri rusa dari tanah seorang bangsawan lokal. Dia harus kabur ke London untuk menghindari hukuman. Dan di situlah dia menjadi aktor—dan kemudian penulis drama terbesar dalam sejarah.
Cerita ini mungkin benar, mungkin tidak. Tapi inilah yang membuat Aubrey istimewa: dia tidak peduli pada reputasi resmi atau warisan yang dipoles. Dia ingin tahu bagaimana orang-orang ini benar-benar hidup.
"Brief Lives" adalah koleksi sketsa biografi pendek yang ditulis Aubrey sepanjang hidupnya—catatan tentang semua orang menarik yang dia kenal atau dengar. Bukan biografi formal yang penuh pujian. Ini adalah potret jujur, kadang skandal, sering lucu, tentang manusia di balik mitos.
Dan yang luar biasa: buku ini tidak diterbitkan sampai lebih dari 200 tahun setelah kematiannya. Aubrey menulis untuk dirinya sendiri, untuk keingintahuannya sendiri—dan itu membuatnya bebas untuk menulis kebenaran tanpa sensor.
Pertanyaannya sekarang: Apa yang bisa kita pelajari dari seorang pengumpul gosip abad ke-17 tentang bagaimana memahami manusia?
Ternyata, sangat banyak.