Pesta 31 Juta Dollar di Las Vegas
November 2012. Sebuah klub malam eksklusif di Las Vegas.
Leonardo DiCaprio ada di sana. Paris Hilton menari di atas panggung. Kim Kardashian, Kanye West, Bradley Cooper—semua selebriti A-list Hollywood berkumpul.
Bukan pesta biasa. Ini adalah pesta ulang tahun untuk seorang pria yang sebagian besar dunia tidak pernah dengar namanya: Jho Low.
Pria gemuk berusia 31 tahun dari Malaysia. Tinggi 165 cm. Tidak ganteng. Tidak berbakat. Tapi malam itu, dia adalah raja.
Champagne mengalir tanpa henti—botol Cristal seharga $5.000 per botol. Britney Spears dibayar jutaan dollar untuk muncul dan menyanyikan "Happy Birthday." Uang tunai $100,000 dibagi-bagikan ke tamu seperti confetti.
Total biaya pesta satu malam: 31 juta dollar.
Untuk perspektif: itu lebih besar dari budget film Hollywood. Itu cukup untuk membangun 300 rumah layak. Itu adalah gaji 600 dokter selama setahun.
Dan Jho Low? Dia bukan pewaris kerajaan minyak. Bukan pendiri startup unicorn. Bukan bintang olahraga atau entertainer.
Dia adalah pencuri terbesar abad ini—yang mencuri lebih dari 4,5 miliar dollar dari rakyat Malaysia melalui skandal yang disebut 1MDB.
Dan yang paling menakjubkan? Dia hampir lolos.
Inilah kisah bagaimana seorang pemuda dari kota kecil Malaysia—dengan tidak ada yang istimewa kecuali ambisi tanpa batas dan moral tanpa dasar—mencuri miliaran, membodohi bankir tersmart di dunia, berpesta dengan Leonardo DiCaprio, mendanai film "The Wolf of Wall Street," dan hampir mengubah geopolitik Asia Tenggara.
Ini adalah "Billion Dollar Whale"—kisah nyata yang lebih gila dari fiksi.