Breakdown di Lantai Kamar Mandi
Bayangkan ini: Anda berusia 25 tahun. Dari luar, hidup Anda terlihat sempurna.
Anda bekerja di Comedy Central—pekerjaan impian yang orang akan bunuh untuk dapatkan. Anda tinggal di New York City. Apartemen bagus. Gaji yang layak. Dari Instagram, hidup Anda terlihat #blessed.
Tapi di dalam?
Anda sedang hancur.
Tara Schuster menemukan dirinya menangis di lantai kamar mandi apartemennya—untuk kesekian kalinya minggu itu. Serangan panik. Insomnia kronis. Minum alkohol setiap malam untuk "bersantai." Hubungan romantis yang toxic satu demi satu. Dan suara di kepalanya yang terus berbisik: "Kamu tidak cukup baik. Kamu tidak layak dicintai."
Ini bukan pertama kalinya dia di posisi ini. Dia sudah terbiasa dengan breakdown. Dia sudah terbiasa dengan perasaan bahwa ada yang salah dengan dirinya.
Tapi malam itu, sesuatu berubah.
Dia menatap cermin—mata merah, maskara luntur, tubuh gemetar—dan dia bertanya pada dirinya sendiri: "Berapa lama lagi aku akan hidup seperti ini?"
Dan jawaban yang datang mengejutkannya: "Tidak lagi. Aku tidak akan hidup seperti ini lagi."
Malam itu, Tara Schuster membuat keputusan yang akan mengubah hidupnya: Dia akan belajar mencintai dirinya sendiri. Dia akan menjadi orang tua yang dia tidak pernah punya—untuk dirinya sendiri.
Kedengarannya cheesy? Mungkin. Tapi inilah yang membuat buku ini berbeda: Tara tidak memberikanmu platitude atau affirmasi kosong. Dia memberikan strategi praktis, ritual konkret, dan kejujuran brutal tentang apa yang benar-benar diperlukan untuk memperbaiki hidup yang berantakan.
Dan semuanya dimulai dengan satu tindakan sederhana namun revolusioner: Belikan dirimu sendiri bunga lily sialan itu.
Mari kita mulai.