Ukuran teks
18

Pernikahan yang Dibangun di Atas Debat

Bayangkan Anda adalah profesor seni yang menghabiskan seluruh karir membantah konsep "kecantikan universal." Anda mengajar mahasiswa bahwa kecantikan adalah konstruksi sosial. Produk dari kekuasaan. Alat penindasan. 

Lalu Anda pulang ke rumah dan melihat istri Anda—wanita yang Anda cintai bukan karena argumen intelektual, tetapi karena dia indah. Karena kehadirannya membuat ruangan terasa berbeda. Karena tubuhnya, senyumnya, caranya tertawa membuat Anda melupakan semua teori yang Anda bangun. 

Ini adalah kehidupan Howard Belsey. 

Dan ini adalah kontradiksi yang akan menghancurkannya. 

"On Beauty" karya Zadie Smith adalah novel tentang dua keluarga, dua pandangan dunia, dan pertanyaan yang tidak ada yang mau tanyakan dengan jujur: Apakah kita benar-benar hidup sesuai dengan apa yang kita katakan kita percayai? 

Setting di kota universitas Wellington (fiksi yang jelas menggambarkan area Boston), novel ini mengikuti keluarga Belsey—liberal, akademis, multikultural—dan keluarga Kipps—konservatif, religius, tradisional. 

Howard dan Monty Kipps adalah musuh akademis. Mereka berdebat tentang seni, politik, ras, dan hampir semua hal. Tapi sementara mereka sibuk berkelahi tentang ide-ide besar, kehidupan pribadi mereka berantakan dengan cara yang sangat manusiawi. 

Inilah kisah tentang kecantikan—dalam seni, dalam tubuh, dalam pernikahan, dan dalam kebenaran yang menyakitkan ketika teori bertemu kenyataan.

 


1 dari 11