Dari Desa Kecil ke Puncak Dunia—Dan Kembali Lagi
Tahun 2011. Arnold Schwarzenegger duduk di kantornya di Sacramento, California. Masa jabatan sebagai gubernur berakhir dengan kegagalan. Pernikahannya hancur karena skandal publik. Karir aktingnya stagnan. Tubuhnya—yang dulu sempurna—rusak setelah operasi jantung darurat.
Di usia 64 tahun, pria yang pernah menjadi binaragawan terhebat di dunia, bintang film dengan bayaran tertinggi, dan pemimpin ekonomi terbesar keenam dunia... sekarang merasa seperti pecundang.
Tapi inilah yang luar biasa tentang Arnold Schwarzenegger: dia tidak menyerah.
Dia kembali pada prinsip-prinsip yang membangunnya dari nol. Prinsip yang dia pelajari sejak anak-anak di desa kecil Thal, Austria. Prinsip yang diajari ayahnya dengan satu kalimat sederhana:
"Be useful." Berguna.
Tidak peduli siapa Anda, apa pekerjaan Anda, berapa banyak uang Anda. Yang penting adalah: Apakah Anda berguna bagi orang lain?
Dengan prinsip itu—dan enam prinsip lain yang akan kita bahas—Arnold membangun kembali hidupnya. Pada usia 76 tahun, dia sekarang menjadi motivator dengan jutaan pengikut, entrepreneur sukses, dan filantropis yang memberikan jutaan dolar untuk pendidikan dan kesehatan.
Buku "Be Useful" adalah toolkit-nya untuk Anda. Tujuh alat yang telah dia gunakan selama 60 tahun untuk membangun—dan membangun kembali—hidupnya berkali-kali.
Dan yang terbaik? Anda tidak perlu menjadi Arnold Schwarzenegger untuk menggunakannya.
Alat 1: Miliki Visi yang Jelas
Anak Berusia 10 Tahun yang Tahu Ke Mana Dia Pergi
Arnold tumbuh di Austria pasca-Perang Dunia II. Tidak ada TV. Tidak ada kulkas. Ayahnya seorang polisi dengan gaji pas-pasan. Mereka tinggal di rumah kecil tanpa toilet dalam ruangan.
Tapi setiap kali Arnold menonton film Hollywood di bioskop desa, dia tahu satu hal dengan pasti: Dia milik Amerika.
Dia tidak tahu bagaimana caranya. Dia tidak tahu apa yang akan dia lakukan di sana. Tapi dia tahu—di usia 10 tahun—bahwa masa depannya ada di sana.
Inilah pelajaran pertama Arnold: Visi tidak harus spesifik. Visi harus jelas arahnya.
Anda tidak perlu tahu Anda akan menjadi concert pianist yang memainkan Chopin di Royal Albert Hall. Cukup tahu: "Saya suka musik. Saya ingin melakukan sesuatu dengan musik."
Mulai luas. Zoom in nanti.
Bagaimana Menemukan Visi Anda
Arnold punya latihan sederhana: Kembali ke masa kecil Anda.
● Apa yang membuat Anda terpikat berjam-jam tanpa merasa bosan?
● Apa yang Anda lakukan hanya karena Anda suka melakukannya?
● Jika tidak ada uang atau waktu yang menjadi masalah, bagaimana Anda ingin menghabiskan hidup Anda?
Untuk Arnold, jawabannya datang di gym pada usia 15 tahun. Dia melihat poster Reg Park—binaragawan yang juga bintang film. Dan di situ, visinya menjadi kristal:
"Saya akan menjadi binaragawan terbesar di dunia. Saya akan pindah ke Amerika. Saya akan menjadi bintang film."
Orang-orang mentertawakannya. Orang Austria dengan aksen kental menjadi bintang Hollywood? Mustahil.
Tapi Arnold tidak peduli. Karena dia punya visi yang jelas.
Visualisasi—Alat Rahasia Para Juara
Setiap malam sebelum tidur, Arnold memvisualisasikan dirinya di panggung Mr. Olympia, memegang trofi, otot-ototnya sempurna, kerumunan bersorak.
Dia melakukan ini selama bertahun-tahun sebelum itu benar-benar terjadi.
Visualisasi bukan sihir. Visualisasi adalah persiapan mental.
Ketika Anda memvisualisasikan tujuan Anda berulang kali, otak Anda mulai mencari jalan untuk mencapainya. Anda lebih waspada terhadap peluang. Anda membuat keputusan yang selaras dengan visi itu.
Arnold menang Mr. Olympia 7 kali. Bukan kebetulan. Itu hasil dari ribuan jam visualisasi dan persiapan mental.