Misteri yang Mengubah Cara Kita Memahami Cinta
Sarah, 32 tahun, duduk di ruang praktik Dr. Amir Levine dengan mata berkaca-kaca.
"Saya tidak mengerti," katanya. "Ini sudah kali kelima. Setiap kali saya bertemu pria yang 'sempurna'—tampan, cerdas, sukses—hubungan kami selalu berakhir dengan cara yang sama. Di awal dia sangat perhatian. Lalu perlahan dia mulai menjauh. Saya mencoba lebih keras untuk dekat dengannya, tapi dia semakin menjauh. Sampai akhirnya dia bilang dia 'butuh ruang' dan hubungan berakhir."
"Tapi yang aneh," Sarah melanjutkan, "ketika saya bertemu pria yang benar-benar tertarik pada saya—yang selalu ada untuk saya, yang ingin komitmen—saya merasa... bosan. Tidak tertarik. Saya merasa ada yang kurang. Kenapa saya selalu tertarik pada pria yang tidak bisa memberikan apa yang saya butuhkan?"
Dr. Levine tersenyum. Dia sudah mendengar cerita ini ratusan kali dengan variasi berbeda.
"Sarah," katanya, "ini bukan tentang nasib buruk atau memilih 'tipe yang salah.' Ini tentang attachment style—gaya kelekatan Anda. Dan begitu Anda memahami ini, segalanya akan masuk akal."
Selama 50 tahun terakhir, psikolog telah menemukan sesuatu yang revolusioner: Cara kita mencintai sebagai orang dewasa bukan kebetulan. Ini adalah pola yang dapat diprediksi, diukur, dan dipahami.
Dan yang lebih penting: Begitu Anda memahami pola Anda dan pola pasangan, Anda bisa memilih dengan lebih baik dan mencintai dengan lebih sehat.
Buku "Attached" mengungkap ilmu di balik cinta—dan memberikan roadmap untuk menemukan dan mempertahankan hubungan yang benar-benar memuaskan.
Mari kita mulai dengan pertanyaan sederhana: Apa gaya kelekatan Anda?