Pertanyaan yang Salah
Tahun 1983. Guy Kawasaki baru saja bergabung dengan Apple sebagai "chief evangelist" untuk Macintosh. Setiap hari, puluhan entrepreneur datang ke kantornya dengan pitch yang sama:
"Kami akan menjadi Microsoft berikutnya." "Kami akan menjadi Google berikutnya." "Produk kami akan menghasilkan miliaran dolar dalam 5 tahun."
Kawasaki mendengarkan ratusan pitch seperti ini. Dan hampir semuanya gagal.
Bukan karena ide mereka buruk. Bukan karena mereka tidak pintar. Tapi karena mereka memulai dengan pertanyaan yang salah.
Pertanyaan yang salah: "Bagaimana saya menjadi kaya?" Pertanyaan yang benar: "Bagaimana saya membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik?"
Kawasaki kemudian melihat pola yang mengejutkan:
Entrepreneur yang memulai dengan obsesi untuk kaya hampir selalu gagal—atau bahkan jika mereka sukses, mereka tidak bahagia.
Entrepreneur yang memulai dengan obsesi untuk membuat makna—untuk memecahkan masalah nyata, untuk membuat hidup orang lebih baik, untuk mengubah industri yang rusak—mereka yang akhirnya sukses. Dan uang datang sebagai konsekuensi, bukan tujuan.
"The Art of the Start" lahir dari dua puluh tahun Kawasaki melihat apa yang bekerja dan apa yang tidak dalam dunia startup. Ini bukan teori dari ruang kelas. Ini adalah wisdom dari medan perang—dari seseorang yang telah meluncurkan produk revolusioner, mendanai startup, dan melihat ribuan founder sukses dan gagal.
Buku ini tidak akan mengajarkan Anda cara menulis business plan 50 halaman yang tidak akan ada yang baca. Ini akan mengajarkan Anda cara benar-benar memulai—dengan cepat, dengan sumber daya minimal, dan dengan fokus pada hal yang benar-benar penting.
Mari kita mulai.