Ukuran teks
18

Proyek Gila Seorang Sarjana yang Kesepian

Bayangkan ini: Tahun 1621. Di sebuah perpustakaan gelap di Oxford, seorang pria duduk dikelilingi oleh ratusan buku tua. Dia berusia hampir 50 tahun, tidak pernah menikah, menghabiskan hampir seluruh hidupnya di dalam tembok universitas. 

Dia kesepian. Dia murung. Dia menderita apa yang pada zaman itu disebut "melancholy"—kesedihan yang dalam, kegelapan jiwa yang tidak bisa dijelaskan. 

Jadi dia memutuskan untuk melakukan sesuatu yang sangat aneh: dia akan menulis buku tentang kesedihannya. Dia akan membedah melankoli seperti ahli anatomi membedah mayat—layer demi layer, organ demi organ, sampai dia memahami sumber penderitaannya. 

Proyek ini seharusnya menjadi risalah medis singkat. Mungkin 100 halaman.

Tapi Robert Burton tidak bisa berhenti menulis. 

Dia terus menambahkan. Dan menambahkan. Dan menambahkan. Kutipan dari 1.000+ penulis. Digresi tentang geografi, astrologi, politik, cinta, agama, diet, cuaca, hantu, setan, dan hampir setiap topik yang bisa dibayangkan manusia. 

Ketika dia selesai, bukunya lebih dari 1.400 halaman. 

"The Anatomy of Melancholy" adalah salah satu buku paling aneh, paling brilian, dan paling tidak mungkin dibaca sampai selesai dalam sejarah literatur. Tapi ini juga salah satu yang paling jujur. 

Karena Burton tidak menulis sebagai dokter yang berdiri di atas. Dia menulis sebagai pasien yang mencoba menyembuhkan dirinya sendiri. 

Di halaman pertama, dia mengakui: 

"Saya menulis tentang Melancholy, dengan sibuk untuk menghindari Melancholy."

Dengan kata lain: Saya menulis buku tentang depresi karena saya depresi, dan menulis adalah cara saya bertahan hidup. 

Ini bukan buku self-help ceria. Ini adalah peta lengkap dari kegelapan jiwa manusia—ditulis oleh seseorang yang telah menjelajahi setiap sudutnya. 

Mari kita masuk ke dalam kegelapan itu. Dan mungkin, seperti Burton, kita akan menemukan cahaya di tempat yang paling tidak terduga.

 


1 dari 10