Ukuran teks
18

Pertanyaan yang Tidak Pernah Berhenti

Berapa kali hari ini Anda berpikir tentang makanan? 

Tidak hanya "apa makan siang hari ini"—tapi pikiran yang lebih dalam, lebih gelisah: 

Apakah saya sudah makan terlalu banyak? Haruskah saya merasa bersalah karena makan ini? Tubuh saya akan terlihat seperti apa jika saya makan itu? Apakah pilihan makanan saya cukup "sehat"? Apakah orang lain menilai apa yang ada di piring saya? 

Jika Anda pernah berdiri di depan kulkas pada pukul 11 malam, bingung apakah Anda lapar atau bosan atau sedih atau sekadar ingin merasakan sesuatu— 

Jika Anda pernah menghabiskan satu hari penuh memikirkan apa yang "boleh" atau "tidak boleh" Anda makan— 

Jika Anda pernah merasa bahwa hubungan Anda dengan makanan itu rumit, membingungkan, bahkan melelahkan— 

Anda tidak sendirian. 

Ruby Tandoh, seorang penulis makanan dan mantan kontestan The Great British Bake Off, menghabiskan bertahun-tahun dalam perang dengan makanan. Bertahun-tahun menghitung kalori, membatasi, binge, merasa bersalah, berjanji "mulai lagi besok," dan mengulang siklus yang sama. 

Dia mencoba setiap diet. Setiap aturan. Setiap "lifestyle change" yang dijanjikan akan membebaskannya. 

Tapi yang terjadi justru sebaliknya: semakin dia mencoba mengontrol makanan, semakin makanan mengontrol hidupnya.

"All Consuming" adalah hasil dari perjalanan panjangnya untuk memahami satu pertanyaan: Mengapa makanan—sesuatu yang seharusnya sederhana dan memberi nutrisi—menjadi medan pertempuran? 

Jawabannya ternyata lebih rumit dari sekadar "willpower" atau "self-control." 

Ini tentang budaya diet yang toxic. Tentang kapitalisme yang menjual ketidakpuasan. Tentang standar kecantikan yang mustahil. Tentang trauma yang kita kubur dengan makanan atau aturan makanan. 

Tapi lebih dari itu—ini tentang jalan untuk menemukan perdamaian. 

Mari kita mulai.

 


1 dari 9