Ukuran teks
18

Apartemen yang Mengubah Dunia

Hangzhou, 1999. Di apartemen sederhana berukuran kecil, 18 orang duduk berdesakan di lantai. Mereka menatap seorang pria kurus dengan rambut acak-acakan yang berbicara dengan mata berbinar. 

"Kita akan membangun perusahaan yang bertahan 102 tahun," kata Jack Ma dengan penuh keyakinan. "Kita akan melintasi tiga abad." 

Teman-temannya saling pandang. Tidak ada yang mengerti internet. Jack sendiri baru kenal komputer empat tahun lalu. Mereka tidak punya uang, tidak punya koneksi, tidak punya teknologi. 

Tapi mereka punya sesuatu yang lebih kuat: kepercayaan pada visi seorang mantan guru bahasa Inggris yang pernah ditolak 30 kali saat melamar pekerjaan, bahkan ditolak KFC—satu-satunya yang ditolak dari 24 pelamar. 

Hari itu, dengan modal 50.000 dolar AS, Alibaba lahir. Tidak ada yang tahu bahwa 15 tahun kemudian, perusahaan ini akan melakukan IPO terbesar dalam sejarah—25 miliar dolar AS. 

Ini adalah kisah tentang bagaimana yang mustahil menjadi nyata. Tentang bagaimana guru bahasa Inggris yang tidak paham teknologi mengubah ekonomi China dan menginspirasi jutaan entrepreneur.

 


1 dari 12