Ukuran teks
18

Wanita dengan Kehidupan Sempurna yang Merasa Mati

Linda bangun di apartemen mewah di Geneva. Di sampingnya tidur suami yang tampan dan setia. Di kamar sebelah, dua anak yang sehat dan bahagia. Di garasi, mobil mahal. Di bank, rekening yang lebih dari cukup. 

Dia punya pekerjaan impian sebagai jurnalis di koran ternama. Dia dihormati. Dia sukses. Dia aman. 

Tapi ketika dia menatap cermin pagi itu, yang dia lihat adalah mayat hidup. 

"Aku punya segalanya yang orang bilang akan membuatku bahagia," bisik Linda pada dirinya sendiri. "Tapi kenapa aku merasa... kosong?" 

Ini bukan kesedihan biasa. Bukan stres kerja. Bukan masalah pernikahan yang jelas. Ini adalah sesuatu yang lebih mengerikan: ketiadaan perasaan apa pun. 

Tidak ada gairah. Tidak ada excitement. Tidak ada keinginan. Bahkan tidak ada kesedihan yang nyata—hanya kekosongan yang membosankan, abu-abu, dan tak berujung. 

Seks dengan suaminya? Mekanis. Seperti mengisi formulir pajak. 

Pekerjaan? Dia menulis artikel yang bagus, tapi hatinya tidak ada di sana. 

Anak-anak? Dia mencintai mereka. Tentu saja. Tapi kadang dia menatap mereka dan merasa... tidak ada koneksi. Seolah dia hanya memainkan peran "ibu yang baik." 

Dan pertanyaan menakutkan yang mulai menghantuinya setiap malam: 

"Apakah ini semua yang ada dalam hidup? Apakah ini semua?"

Lalu, dalam sebuah tugas wawancara, Linda bertemu dengan Jacob—mantan pacarnya dari masa kuliah. Pria yang pernah membuatnya merasakan api. Pria yang kini menjadi politisi sukses dan berkuasa. 

Satu tatapan mata. Satu percakapan. Satu momen nostalgia. 

Dan Linda membuat keputusan yang akan menghancurkan segalanya—atau mungkin menyelamatkannya. 

Dia memulai perselingkuhan. 

Bukan karena dia tidak mencintai suaminya. Bukan karena Jacob lebih baik. Tapi karena dia putus asa untuk merasakan sesuatu. Apa saja. 

"Adultery" bukan cerita tentang romansa terlarang. Ini adalah cerita tentang wanita yang begitu mati di dalam kehidupan sempurnanya, sampai dia harus menghancurkan segalanya hanya untuk membuktikan bahwa dia masih hidup. 

Dan mungkin, itu adalah cerita kita semua.

 


1 dari 9