Ukuran teks
18

Kelas Minggu yang Mengubah Ribuan Hidup

Nashville, Tennessee, awal tahun 2000-an. Di sebuah gereja yang sama tempat Dave Ramsey memulai program Financial Peace-nya, Dan Miller mulai mengajar kelas Sunday School yang ia beri nama "Career Transitions." 

Ia mengharapkan siswa yang datang adalah anak SMA yang bingung memilih jurusan kuliah, atau fresh graduate yang frustrasi dengan dunia kerja. 

Tapi yang datang mengejutkannya: dokter, dokter gigi, chiropractor, pastor, akuntan, dan profesional sukses lainnya. Orang-orang yang dari luar terlihat "berhasil"—penghasilan bagus, posisi terhormat, stabilitas karir. 

Mengapa mereka datang? 

Jawaban mereka hampir selalu sama: 

"Saya okay secara finansial, tapi saya tidak berpikir ini adalah 'itu'—saya pikir ada sesuatu yang lebih yang seharusnya saya lakukan dengan hidup saya." 

"Saya sekarang menyadari bahwa saya hidup dalam mimpi orang lain, bukan mimpi saya sendiri." 

"Saya merasa seperti sudah naik tangga kesuksesan, hanya untuk menemukan tangga itu bersandar di tembok yang salah." 

Inilah moment Dan Miller menyadari sesuatu yang profound: Kebanyakan orang tidak membenci pekerjaan mereka karena gaji rendah atau bos yang buruk. Mereka membenci pekerjaan mereka karena mereka tidak pernah menemukan calling—panggilan hidup mereka yang sesungguhnya. 

Dari kelas Sunday School kecil itu, Dan menciptakan sebuah proses—sebuah sistem 48 hari untuk membantu orang menemukan pekerjaan yang mereka cintai. Kelas itu tumbuh dan tumbuh. Orang datang dari gereja lain, lalu dari negara bagian lain.

Yang dimulai sebagai binder tiga ring dengan dua kaset menjadi New York Times bestseller. Yang dimulai sebagai kelas minggu pagi menjadi gerakan yang telah membantu ratusan ribu orang menemukan makna sejati dalam pekerjaan mereka. 

Ini bukan tentang menemukan "job" baru. Ini tentang menemukan siapa Anda seharusnya "menjadi."

 


1 dari 11