Ukuran teks
18

Detik-Detik yang Mengubah Segalanya

6 Juni 2004. Pagi yang cerah di New York. Dan Harris, anchor berita ABC News, bersiap untuk segmen live di "Good Morning America." Jutaan orang menonton dari rumah mereka. 

Kamera menyala. Dan mulai membaca prompter. Lalu... 

Jantungnya berdebar kencang. Sangat kencang. 

Napasnya pendek. Tangannya berkeringat. Ruangan berputar. Suaranya mulai gemetar. Kata-kata di prompter menjadi buram. 

Lima juta orang menonton saat Dan Harris mengalami panic attack penuh di televisi nasional. 

Ini bukan hanya momen memalukan dalam karirnya. Ini adalah titik balik yang akan mengubah hidupnya selamanya—dan ironisnya, mengubahnya menjadi lebih baik. 

Bagaimana seorang anchor berita skeptis, yang tidak percaya pada hal-hal "spiritual," bisa berakhir menemukan solusi dalam meditasi—praktik yang selama ini ia anggap hanya untuk hippies dan orang yang mengenakan jubah? 

Ini adalah kisah tentang bagaimana seorang pria yang paling tidak mungkin bermeditasi menemukan bahwa meditasi bukan tentang menjadi zen atau enlightened. Ini tentang menjadi—hanya—10% lebih bahagia. 

Dan ternyata, 10% itu sangat berarti.

 


1 dari 11